Lulus SMA Mau Melanjutkan Kuliah Psikologi. Ini Suka - Duka Menjadi Mahasiswa Psikologi



https://biropesona.blogspot.com/2019/06/lulus-sma-mau-melanjutkan-kuliah.html
Bagi sobat yang telah lulus SMA dan memutuskan kuliah psikologi, pertanyaan berikut ini mungkin terlintas

" Bagaimana suka duka menjadi mahasiswa psikologi? "

Pertanyaan  diatas hendaknya sobat maknai sebagai awal positif dari niat baik kalian untuk mengenal ilmu psikologi

Dan untuk menjawabnya penulis akan berbagi sedikit informasi berupa pengalaman saat melanjutkan kuliah psikologi dan menjadi mahasiswa di jurusan psikologi


Lulus SMA Mau Melanjutkan Kuliah Psikologi. Ini Suka-Duka Menjadi Mahasiswa Psikologi  

https://biropesona.blogspot.com/2019/06/lulus-sma-mau-melanjutkan-kuliah.html
Kesan pertama bagi penulis, kuliah psikologi rasanya campur aduk.

Ada air mata,ada senyum, sedikit sumpah serapah

Namun kini pada akhirnya semua itu terbayar
Ok langsung saja penulis kupas tuntas


Maksud Hati Ingin Menghindar Dari matematika Apalah Daya Statistika Menanti

Ketika memilih jurusan psikologi penulis berharap terhindar dari matematika.Tetapi apa yang terjadi saudara-saudara.

Matematika berubah wujud menjadi statistika.

Life must go on.

Fakta yang harus diketahui oleh calon mahasiswa psikologi, bahwa jurusan psikologi itu sendiri akrab dengan riset dan penelitian.

Jadi sangat membutuhkan matematika, dalam hal ini statistika.

Ilmu statistik menjadi fondasi utama dalam psikologi, karena menentukan tingkat akurasi dan konsentrasi yang maksimal.

Sekedar berbagi pengalaman, ketika SMA penulis mengambill jurusan bahasa, dan sobat bisa bayangkan situasi pertama kali ketika mengetahui bahwa dijurusan psikologi harus berurusan dengan statistik.

Jelas nilai statistik 1 penulis hanya C. Kenyataan pahit, tapi apa hendak dikata.

Setelah melanjutkan kuliah kejenjang program magister profesi psikolog barulah nilai statistik berubah menjadi B 

Ya hitung-hitung sih belajar dari pengalaman⇒


Mulai "Rawat Jalan" Dari Semester Awal

https://biropesona.blogspot.com/2019/06/lulus-sma-mau-melanjutkan-kuliah.html
Selain belajar statistika sobat akan mendapatkan mata kuliah dasar seperti

  • filsafat
  • psikologi kepribadian
  • psikologi umum serta masih banyak lagi.

Hal ini menjadi modal awal sobat melakukan "rawat jalan". 

Mengapa demikian?

Karena masing-masing kita punya permasalahan sendiri-sendiri, namun percayalah ketika berada dijalur pendidikan psikologi, sobat akan belajar menemukan cara yang tepat untuk keluar dari permasalahan itu.

Dan pada akhirnya itu menjadi pengalaman berharga ketika nantinya terjun ke masyarakat.

Pengalaman penulis selama berziarah empat tahun dijurusan psikologi, teori dan praktek yang didapatkan menjadi modal hidup ketika penulis menegakan praktek sebagai seorang psikolog.

Puji Tuhan bisa survive sampai saat ini

Bagaimana dengan "rawat jalan"?

Sampai detik ini masih dilakoni.

Diharapkan Menjadi Gudang "Sejuta Jawaban"

Kuliah psikologi dan menjadi mahasiswa dijurusan psikologi, sobat akan dihadapkan fakta lain yang tidak bisa dihindari yaitu, menjadi tempat untuk dimintai ramalan.

Kenyataan yang masih bertahan di masyarakat awam

Mahasiswa psikologi atau psikolog sekalipun sering dianggap sebagai "tukang ramal".

Namun ketauilah

Ilmu psikologi mengajarkan cara memprediksi kepribadian seseorang, dengan cara yang ilmiah, misalnya mengunakan tes psikologi.

Jadi sampai disini kita harus sepakat ilmu psikologi bukan ilmu ramalan

Selain itu 

Menjadi mahasiswa psikologi sobat akan dihadapkan pada permintaan untuk memberikan tips lulus wawancara kerja atau bocoran jawaban psikotes oleh keluarga, teman-teman atau kenalan.

Ya mau bilang apa, itu kenyataan tetapi sobat akan mampu kok memberi pembelaan atas kesesatan cara berpikir seperti itu.


Bersiap Diri Menjadi "Tempat Sampah"

Kuliah di jurusan psikologi, membuka kesempatan bagi sobat menjadi pribadi yang berserah diri untuk menjadi atau dijadikan tempat sampah oleh orang terdekat ketika mereka butuh didengar, atau ditampung problem hidupnya.

Walaupun pada kenyataan kita  sendiri sering kali kesulitan  mencari "tempat sampah" yang tepat.

Tetapi nikmati hal ini

Itulah seni dalam hidup seorang mahasiswa psikologi.

Ikhlaskan diri sembari belajar dari waktu ke waktu bagaimana cara mencintai ilmu ini, serta belajarlah terus agar orang lain mempercayai kita.

Ketauilah

Belajar menjadi tempat sampah diawal, akan menghantar sobat menjadi pemecah kebuntuhan bagi orang membutuhkan jasamu.

Berharap Menjadi Psikolog, Ternyata Harus Menempuh S2 Profesi

Jika sobat berharap menjadi psikolog setelah menyelesaikan pendidikan strata satu psikologi, maka rubah pemikiran itu.

Harapan itu akan mejadi kenyataan jika mengambil kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 profesi.

Baca Juga :Ingin menjadi psikolog apa yang harus dilalui?.

Pertanyaan ini penulis hadirkan untuk memberi jawaban kepada sebagian orang yang masih berpikir, bahwa setelah lulus S1 psikologi bisa menjadi seorang psikolog.

Lebih Banyak Kaum Hawa

Bagi sobat yang telah memutuskan mengambil jurusan ini, dan kebetulan pria, sedikit motivasi buat kalian

Dijurusan psikologi kita bisa mendapat ilmu sekaligus "cuci mata" wkwkwkw.

Pengalaman pribadi penulis, sedikit pria yang mau mengambil jurusan psikologi.

Perbandingannya 2:1 hingga 3:1.

Pada akhirnya jurusan psikologi bisa menjadi pilihan realistis,

Karena  saat ini dunia kerja membutuhkan jasa sarjana psikologi maupun psikolog. Lulusan psikologi bisa berkerja di bidang HRD, konselor, dosen psikologi, guru Bk dan masih banyak lagi.

Terima kasih telah membaca artikel yang berjudul Lulus SMA Mau Melanjutkan Kuliah Psikologi. Ini Suka - Duka Menjadi Mahasiswa Psikologi.

Salam hormat buat anda.

0 Response to "Lulus SMA Mau Melanjutkan Kuliah Psikologi. Ini Suka - Duka Menjadi Mahasiswa Psikologi"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel